“Misalnya, seharusnya sejak dalam berpakaian yang dikenakan polisi di mana pun, harus memperhatikan kesederhanaan. Dan itu berlaku di mana pun,” tegasnya.
Menyambut masukan dan rencana survey dari Kompolnas, Kepala Posko Presisi, Irjen Pol Slamet Uliandi menyebut bahwa saran dan masukan yang diberikan Kompolnas akan menggenapi upaya perbaikan Polri, yang termaktub dalam 10 Program Quick Wins Presisi periode November dan Desember 2022.
“Masukan Kompolnas menjadi saran yang sangat baik, bagi intensifikasi 3 poin awal program quick wins. Yaitu, meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui media sosial; optimalisasi pelayanan publik; dan pengembangan SDM unggul,” sambut Jenderal bintang dua yang akrab disapa Ulin ini.
Terbongkar Tempat Percetakan Upal di Sukoharjo, Barang Bukti Siap Edar Rp1,260 Miliar
Lebih jauh indikator perbaikan Polri dari implementasi program quick wins ini sebenarnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Misalnya, kata Ulin, pengaduan masyarakat direspon cepat.
“Tidak adanya atau berkurangnya kritik negatif tentang layanan, berarti menjelaskan respon publik atas pelayanan Polri yang dirasakan semakin baik,” rincinya.
Selain itu, sebagai upaya memasifkan upaya perbaikan ini, Posko Presisi akan lebih terbuka bagi media untuk catatan laporan layanan yang masih rendah.
Kasus Obat Sirup Sebabkan Gagal Ginjal Akut, 3 Perusahaan Diperiksa Polisi
“Kalau perlu bukan hanya media online yang menggulirkan laporan perbaikan, tetapi juga memberikan stasiun televisi melakukan peliputan secara langsung. Sehingga, signal pelayanan publik secara digital dapat bergulir lebih lanjut agar tidak ada kucing-kucingan antara yang belum tahu dengan yang sudah paham,” pungkasnya.***