Diketahui, lima anggota perguruan silat di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah dianiaya oleh kelompok tak dikenal pada, Sabtu (5/8/2023) malam. Mereka mengalami luka bacokan senjata tajam (sajam) sejenis parang.
Semula, lima korban bersama rekan-rekan sesama anggota perguruan silat hendak menghadiri acara pengesahan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di 413 Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.
Saat itu, sekira pukul 23.00 WIB, lima korban bersama rekan-rekannya menunggu di pertigaan Pasar Glondongan, Mranggen, Polokarto. Mereka hendak berangkat bersama-sama ke lokasi acara pengesahan.
Apel Akbar Antar Perguruan Silat ala Polres Sukoharjo Dimata LKBH PSHT
Selang beberapa menit, tiba -tiba ada empat orang tak dikenal berboncengan menggunakan dua sepeda motor datang dari arah selatan mendekat. Dua orang yang dibelakang atau pembonceng turun dan berteriak sambil mengayunkan sajam ke kerumunan anggota perguruan silat di tempat itu.
Akibat sabetan parang oleh dua pelaku ke arah kerumunan, lima orang menjadi korban. Baik lima korban serta beberapa yang selamat dari serangan membabi-buta itu, berupaya menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan lokasi. (Sapto)