Unjuk Rasa Indonesia Gelap di Solo, Polwan Dikerahkan Dinginkan Suasana

Di sela kegiatan pengamanan, para Polwan juga tampak memberikan air mineral kepada mahasiswa yang mengikuti aksi

19 Februari 2025, 21:21 WIB

SOLO, JURNAL HARIANKOTA– Aksi simpatik ditunjukkan kepolisian saat mengamankan aksi unjuk rasa ( unras) oleh ratusan massa dari elemen mahasiswa Se Solo Raya di depan kantor DPRD Kota Surakarta, Rabu  (19/2/2025) sore.

Dalam pengamanan aksi unras dengan isu ‘Indonesia Gelap’ tersebut, Polresta Surakarta menerjunkan Polwan (polisi wanita) di garda depan sebagai tim negosiator. Para Polwan berhadapan langsung dan berkomunikasi dengan massa.

Di sela kegiatan pengamanan, para Polwan juga tampak memberikan air mineral kepada mahasiswa yang mengikuti aksi. Hal itu disebutkan sebagai bentuk pengamanan humanis.

“Pada saat aksi, personil juga menyampaikan imbauan, agar saat menyampaikan aspirasi tetapi tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Polri bersama mahasiswa bekerja sama dalam mewujudkan Kota Surakarta yang aman, damai dan kondusif,” kata Pakor Polwan AKBP Dwi Erna.

Sikap humanis dan simpatik para Polwan itu dinilai berhasil mendinginkan suasana aksi. Para mahasiswa terlihat menyambut gembira aksi bagi-bagi air mineral di tengah-tengah massa unras yang mulai kehausan.

“Bahwa sikap humanis dan simpatik para polwan cantik itu berhasil mendinginkan suasana. Aksi para polwan tersebut pun mendapat respons baik, bahkan ada pendemo yang mengajak polwan ngobrol,” jelas Dwi.

Terpisah Kabagops Polresra Surakarta, AKP Engkos Sarkosi, mewakili Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menyampaikan bahwa dalam pengamanan aksi demonstrasi ini pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif bukan represif.

“Kami berharap aksi yang dilakukan oleh para Polwan membuat pendemo menjaga kondusifitas. Yakni dengan menyampaikan pendapatnya sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara personel pengamanan yang diterjunkan dalam pengaman unras itu, disebutkan sebanyak 363 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Brimob

“Menyampaikan pendapat memang diperbolehkan dan kami hadir untuk memastikan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” pungkas Engkos. (SLO)

 

Berita Lainnya

Berita Terkini