Kasus Korupsi Proyek Kemenkominfo Jadi Isu Politik, Heru CN Dukung Penegakan Hukum

Pengamat mendukung agar BPK, Kejagung, KPK, hingga kepolisian masuk untuk menyelidiki kebenaran isu yang sangat mempengaruhi kondisi dan dinamika politik nasional saat ini

24 Mei 2023, 16:36 WIB

JURNAL HARIANKOTA, SOLO – Usai Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek pembangunan menara BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), berhembus isu tiga parpol besar ikut menikmati aliran dana haram tersebut.

Menanggapi, pengamat sosial Heru Cipta Nugroho menyatakan, mendukung pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) sekaligus Plt Menkominfo Mahfud MD, mendorong pembuktiannya melalui jalur hukum.

“Saya mendukung agar BPK, Kejagung, KPK, hingga kepolisian masuk untuk menyelidiki kebenaran isu yang tentu sangat mempengaruhi kondisi dan dinamika politik nasional saat ini,” ucap pria yang biasa dengan panggilan Heru CN dalam keterangannya pada, Rabu (24/5/2023).

Tuntutan Perkembangan Zaman, Mahfud MD: Hukum Harus Menyesuaikan Keadaan

Heru menduga ada pihak-pihak yang sengaja ingin mengail di air keruh untuk membuat situasi menjelang Pemilu 2024 yang sudah dekat menjadi makin panas dan tidak kondusif.

“Maka salah satu cara untuk meredam tensi tinggi yang muncul saat ini adalah dengan penyelidikan aparat penegak hukum (APH). Bila memang ada bukti parpol terlibat dalam proyek itu, segera diproses siapa oknumnya yang bermain,” tegas Heru.

Disisi lain, jika tidak ada bukti keterlibatan parpol dalam proyek pembangunan menara BTS 4G itu, maka Heru juga meminta agar segera disampaikan ke publik.

Grand Launching Mal Pelayanan Publik Sukoharjo, Mahfud MD Resmikan Secara Virtual

“Karena bergulirnya isu itu, saya nilai hanya ingin mengaduk-aduk emosi masyarakat. Ini mirip dengan kehebohan informasi soal dugaan TPPU di Kemenkeu dengan nilai Rp300 triliun beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Diketahui, Mahfud MD selaku Plt Menkominfo dalam konferensi pers pad, Selasa (23/5/2023) mengatakan, telah mendengar kabar isu tersebut. Bahkan, lengkap dengan nama-nama sosok yang terlibat didalamnya.

Meskipun demikian, Mahfud mengaku sudah melapor kepada Presiden Joko Widodo, serta menganggap bahwa isu yang beredar itu hanyalah gosip politik belaka. “Saya anggap itu gosip politik. Kita bekerja dengan hukum saja,” tegasnya.

Internal KPK Kembali Gaduh, Aktivis Anti Korupsi Tuding Sumbernya Firli CS

Berita Lainnya

Berita Terkini