Gebyar Kemerdekaan RI ke-79, Kobaret Solo Raya Kumpul Bareng Nyawiji

Acara ini sekaligus untuk menyatukan dua kelompok warga PSHT yang selama ini dinilai berseteru, yakni Pamter dengan Korlap se Solo Raya

11 Agustus 2024, 19:31 WIB

SOLO, JURNAL HARIANKOTA– Komando Barisan Terate (Kobaret) Solo Raya, wadah silaturahmi dan komunikasi warga Perguruan Setia Hati Terate (PSHT), menyelenggarakan Gebyar Kemerdekaan RI -79 dihadiri sekira 600 orang warga PSHT di Sport Hall Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/8/2024).

Dalam acara itu menampilkan bintang tamu penyanyi yang juga penulis lagu, Baskoro Surya Raspudi atau lebih akrab disapa Pakdhe Baz itu, juga ditampilkan pertunjukkan seni bela diri pencak silat dari PSHT.

Dewan Penasehat Kobaret Solo Raya, Pakde Yanto menyampaikan, acara ini sekaligus untuk menyatukan dua kelompok warga PSHT yang selama ini dinilai berseteru, yakni Pamter dengan Korlap se Solo Raya.

Kasus Pemuda Tewas Dianiaya Anggota PSHT di Boyolali, Polisi Gelar Rekonstruksi 30 Adegan

“Alhamdulillah, semua bisa hadir, dan yang perlu dicatat adalah tidak ada keterpaksaan maupun dipaksa. Mereka hadir atas kerelaannya sendiri-sendiri untuk ‘nyawiji’ (bersatu-Red). Dan Kobaret tidak ada kepentingan untuk memaksa,” ungkapnya.

Dewan Penasehat Bidang Advokasi Hukum sekaligus Humas Kobaret, Dr BRM Kusumo Putro kepada wartawan mengatakan, penyelenggaran acara silalaturahmi dan peringatan HUT Kemerdekaan RI, bukan kali pertama ini saja digelar oleh Kobaret Solo Raya.

“Kami rutin setiap tahun menggelar acara silaturahmi, dan kali ini momennya peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79. Melalui acara ini kami ingin mengajak semua komponen untuk sejenak merenung dan mendo’akan arwah para pahlawan,” terangnya.

Rekan Jadi Korban Pembacokan, Ratusan Anggota PSHT Klaten Gelar Doa Bersama di TKP

Kusumo yang juga berprofesi sebagai advokat itu, juga mengapresiasi atas bersatunya kelompok Pamter dan Korlap se Solo Raya. Bersatunya mereka semakin menambah kekuatan yang diikat melalui tali dan semangat persaudaraan.

“Ini menjadi sejarah baru, mereka sekarang sudah ‘nyawiji’ (bersatu) sehingga dengan adanya persatuan akan semakin menambah persaudaraan kita,” ucap Kusumo.

Dalam kesempatan itu, ia juga menginformasikan bahwa saat ini tim advokasi Kobaret Solo Raya sudah bertambah menjadi 15 orang advokat. Sebelumnya hanya memiliki lima orang advokat yang bergabung.

Solo Mencari Figur Walikota 2024, Begini Kriterianya Menurut Tokoh

Berita Lainnya

Berita Terkini