“Diantaranya 29 balita berat badannya naik, 7 balita berat badannya turun karena sakit, 61 Balita berat badannya tetap,” ungkap Dandim.
Perkembangan selanjutnya, di kegiatan penimbangan pada dua minggu berikutnya di bulan Maret, hasilnya tambah baik. Yaitu 88 balita berat badan naik, 12 balita berat badan tetap dan 49 balita tinggi badan naik.
“Perubahan ini semua karena adanya bantuan makanan tambahan dan vitamin balita serta pengawasan ibu hamil yang di laksanakan Kodim 0726/Sukoharjo dengan baik,” lanjut Dandim.
Evakuasi Kapolda Jambi Sukses, Kapolri Tinjau Langsung Sampaikan Apresiasi
Secara garis besar, kegiatan demplot stunting Kodim 0726/Sukoharjo bersama pihak swasta itu merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama antara TNI/Polri dan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan penurunan angka stunting.
“Fokus utama pada saat sosialisasi dan kegiatan Posyandu balita dan ibu hamil untuk menunjang kesuksesan penurunan stunting juga dilaksanakan, diantaranya menghimbau agar ibu-ibu menjaga pola makan anak yang bergizi, seimbang, dan beragam sesuai dengan usia anak,” ujarnya.
Mengedukasi semua pihak yang terlibat dalam hal pola asuh anak yang dimulai dari sejak hamil hingga bayi lahir serta erta memperhatikan kualitas sanitasi, akses air bersih, serta akses pelayanan kesehatannya.
Program Babinsa Masuk Dapur, Warga Sukoharjo Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Kasad
“Dengan adanya sosialisasi yang intensif, harapannya kita dapat bersama-sama mewujudkan dan melaksanakan strategi nasional penanganan stunting yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sehingga target penurunan stunting dapat tercapai,” pungkas Dandim.(Sapto)