Perjuangan Pantarlih Kebumen Dalam Mendata Pemilih Demi Pemilu 2024

Kerasnya perjuangan dirasakan oleh para petugas Pantarlih yang ada di Kecamatan Sadang Kebumen Jawa Tengah, yang rela menelusuri hutan dan jalanan tanah untuk sampai tujuan

15 Juli 2024, 12:54 WIB

KEBUMEN, JURNAL HARIANKOTA – Jelang pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah pada November mendatang, ada petugas Pantarlih yang berjuang keras untuk mendata masyarakat pemilih hingga ke daerah plosok negeri.

Tugas mereka cukup berat agar masyarakat mendapatkan haknya untuk memilih Bupati/Walikota maupun Gubernur pada Pilkada 2024.

Kerasnya perjuangan juga dirasakan oleh para petugas Pantarlih yang ada di Kecamatan Sadang Kebumen Jawa Tengah, yang rela menelusuri hutan dan jalanan tanah untuk sampai ke Dusun Kalipetir Desa Sadangkulon.

Dimana untuk sampai ke tempat tersebut membutuhkan waktu hingga 3,5 jam dengan jarak tempuh mencapai 6 km, dari kecamatan Sadang.

Untuk sampai ke lokasi tersebut juga hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua. Tidak sedikit petugas Pantarlih ini mengalami kesulitan, ketika harus melewati jalan tanah dengan kondisi becek akibat guyuran hujan.

Terlebih dengan kontur wilayah perbukitan membuat petugas pendata pemilih harus lebih ekstra hati hati. Mereka juga harus bersama sama mendorong sepeda motor mereka ketika berada di perbukitan yang cukup terjal.

Ketua PPK Kecamatan Sadang Esti Sulistianingsih menceritakan pengalamannya pada saat melakukan pendataan di wilayah terpencil. Hal tersebut sudah menjadi kewajiban bagi petugas untuk mendata masyarakat yang berada di daerah terisolir, meskipun jalan yang ditempuh dengan kondisi becek dan menanjak.

Petugas Pantarlih ini tidak sendiri mereka juga didampingi oleh beberapa petugas lain dari PPK, Panwascam dan juga PKD untuk sampai ke tujuan.

Menurutnya pengalaman yang menyedihkan adalah ketika ada salah satu motor petugas Pantarlih yang mogok ditengah jalan, yang akhirnya terpaksa harus pulang kembali untuk mengganti sepeda motornya agar bisa melanjutkan perjalanan.

Selain itu, beberapa motor petugas juga spionnya harus patah karena terjatuh akibat jalanan yang licin. Kemudian lanjutnya, ada petugas yang hampir pingsan pada mendorong motornya naik ke atas, karena jalanannya yang memang cukup sulit.

Berita Lainnya

Berita Terkini