Pemkab Demak Ajak Pelaku UMKM Daftarkan Produknya di E-Katalog

Pelatihan ini bertujuan untuk memfasilitasi UMKM di Kecamatan Demak Kota dalam memasukkan produk mereka ke e-katalog pemerintah

9 Juli 2024, 17:08 WIB

DEMAK, JURNAL HARIANKOTA – Bupati Demak, Eisti’anah, membuka kegiatan pembinaan dan fasilitasi UMKM di Kecamatan Demak dengan tema “Pelatihan Berbasis Digital Marketing Melalui E-Katalog Dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Menuju UMKM Mandiri”, Selasa (9/7/2024).

Bupati Eisti’anah menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memfasilitasi UMKM di Kecamatan Demak Kota dalam memasukkan produk mereka ke e-katalog pemerintah.

“Pada kesempatan kali ini, kita fasilitasi lewat pelatihan UMKM yang ada di Kecamatan Demak Kota untuk belajar bagaimana bisa memasukkan produknya di e-katalog yang ada di Pemerintah Kabupaten,” ujar Eisti’anah.

Eisti’anah menambahkan bahwa saat ini terutama instansi-instansi pemerintahan mendapat instruksi dari Presiden untuk mengharuskan menggunakan produk-produk dalam negeri. Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua UMKM dapat difasilitasi dalam satu waktu pelatihan.

Oleh karena itu, Eisti’anah menyarankan bagi pelaku UMKM bisa bertanya kepada kerabat ataupun tetangga yang sudah mendapat pelatihan E-Katalog atau bisa mendaftarkan produknya langsung ke Dindagkopukm Demak.

“Jika ada UMKM yang ingin terfasilitasi, bisa mendaftarkan produk-produknya langsung ke Dindagkopukm Demak,” lanjutnya.

Camat Demak, Syahrie Muhammad, menyatakan bahwa saat ini tercatat hampir 375 UMKM di Kecamatan Demak. Pelatihan ini dilakukan per angkatan, dengan setiap angkatan terdiri dari 50 UMKM.

“Pelatihan ini dilakukan per angkatan, dengan angkatan pertama sebanyak 50 UMKM, dan target kami dalam satu tahun ini adalah 300 UMKM,” jelas Syahrie. Ia juga menyebutkan bahwa program ini telah berjalan selama 2-3 tahun dan telah mencapai hampir 1000 UMKM di wilayah kecamatan.

Mengenai permasalahan permodalan UMKM sendiri, ia berpendapat bahwa hal tersebut dapat difasilitasi melalui Dinas Perdagangan UMKM, Bank Jateng, BRI, dan BNI. “Tugas pokok kami adalah memfasilitasi masyarakat kepada pemerintah,” pungkas Syahrie.(raka)

Berita Lainnya

Berita Terkini