Laka Maut di Sukoharjo, 4 Pemudik Tewas Tertemper KA Batara Kresna

Dari hasil penyelidikan awal, terdapat unsur kelalaian dari petugas palang pintu KA yang terlambat menutup

26 Maret 2025, 20:58 WIB

 

SUKOHARJO, JURNAL HARIANKOTA –Empat nyawa melayang dalam kecelakaan maut antara mobil pemudik dengan kereta api (KA) 513 Batara Kresna di perlintasan Jalan Lingkar Timur, tepatnya di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo Kota, Rabu (26/3/2025) pagi.

Sebanyak empat nyawa melayang dari tujuh penumpang mobil jenis Daihatsu Sigra warna putih bernopol B-2883-BYJ. Para korban langsung dilarikan ke RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo.

Adapun identitas penumpang mobil adalah, Rudi Agus Subekti (41) bersama istrinya, Linda (45), dan Nabila (15) putri mereka, menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu. Satu korban tewas lainnya adalah Purwanto (50). Keluarga Agus dan Purwanto, bersama-sama satu mobil hendak mudik ke kampung halaman masing-masing.

Agus yang merupakan pengemudi, bersama istri serta anak hendak mudik ke Wonogiri, sedangkan Purwanto yang juga bersama istri, Sri Lestari, dan dua anak mereka yakni KLF (17) dan SUA (15), hendak mudik ke Nguter, Sukoharjo. Dalam laka ini, Istri dan dua anak Purwanto hanya mengalami luka-luka.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa dari hasil penyelidikan awal, terdapat unsur kelalaian dari petugas palang pintu KA yang terlambat menutup, sehingga mobil tetap melaju dan akhirnya tertabrak kereta.

“Kami sudah mengamankan petugas palang KA tersebut dan juga meminta keterangan satpam pos KA. Pemeriksaan lebih lanjut akan kami lakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan ini,” pungkas Anggaito.

Terpisah, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan, pelanggaran di perlintasan sebidang dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan para petugas kereta api, penumpang KA maupun pengguna jalan itu sendiri.

Selain itu, pelanggaran di perlintasan sebidang KA juga berpotensi menimbulkan berbagai kerugian lainnya, baik bagi masyarakat maupun KAI.

“Seperti yang terjadi pada hari ini (Rabu-red) pada pukul 08.20 WIB, KA 513 Batara Kresna relasi Wonogiri-Purwosari (Solo) ditemper oleh sebuah mobil di kilometer 14+8 petak jalan Pasarnguter-Sukoharjo di JPL No 19. Seluruh penumpang dan awak KA selamat dan tiada cidera, sementara pengemudi dan penumpang mobil (baik yang meninggal maupun luka-luka) yang menemper dievakuasi ke Rumah Sakit DKR (Ir Soekarno) Sukoharjo,” kata Feni melalui keterangan tertulis.

Ia menyebut, sarana KA Batara Kresna terdapat kerusakan pada cowhanger dan segera dilakukan perbaikan oleh tim KAI. Setelah dilakukan perbaikan dan memastikan keselamatan pada pukul 09.48 WIB, KA 513 Batara Kresna dapat diberangkatkan kembali.

KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang KA Batara Kresna yang terdampak dan terima kasih atas kesabarannya atas kondisi ini. KAI Daop 6 Yogyakarta juga sangat menyayangkan kejadian yang terjadi dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari,” pungkas Feni. (Sapto)

 

Berita Lainnya

Berita Terkini