Laka Kereta Api di Sukoharjo Terulang, Sepeda Motor Menemper Batara Kresna

Penyebab laka diduga pengendara sepeda motor kuno buatan Jerman sejenis BSA itu kurang hati-hati saat melewati perlintasan KA tanpa palang pintu di KM 19.700

29 Maret 2025, 21:34 WIB

SUKOHARJO, JURNAL HARIANKOTA– Kereta Api (KA) Batara Kresna relasi Purwosari, Solo – Wonogiri kembali mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kali ini KA dengan kecepatan antara 60-70 kilometer per jam itu tertemper sepeda motor pada, Sabtu (29/3/2025) pagi sekira pukul 08.30 WIB.

Beruntung dalam kejadian itu, pengendara sepeda motor tanpa plat nomor bernama Rudi Suhartono (49) warga Ketandan, Jebres, Solo, nyawanya masih dapat terselamatkan. Ia hanya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.

Penyebab laka diduga pengendara sepeda motor kuno buatan Jerman sejenis BSA itu kurang hati-hati saat melewati perlintasan KA tanpa palang pintu di KM 19.700. Sepeda motor melintas dari timur menuju barat.

“Benar telah terjadi kecelakaan antara KA Batara Kresna dengan sepeda motor di perlintasan tanpa palang pintu di Nguter,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, saat dikonfirmasi.

Terkait tidak adanya palang pintu KA di lokasi, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusinya.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo agar kejadian serupa tidak terus berulang. Keamanan di perlintasan kereta api harus menjadi perhatian bersama,” ujar Kapolres.

Adapun kronologi singkat kejadian, KA Batara Kresna yang melaju dari selatan ke utara atau dari Wonogiri menuju Stasiun Sukoharjo Kota, ditemper sepeda motor pada bagian belakang samping kanan.

Sesaat setelah kejadian, aparat dari Polsek Nguter datang untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas Nguter guna mendapatkan perawatan medis. Sedangkan sepeda motor yang rusak, diangkut menggunakan mobil patroli ke Mapolsek Nguter.

Sementara, penilik jalan kereta api, Yudha Indarto (47) yang kebetulan juga berada di lokasi membenarkan, bahwa perlintasan KA dibelakang Kecamatan Nguter tersebut memang tidak memiliki palang pintu dan tidak ada petugas penjaganya.(Sapto/SKH)

 

 

 

Berita Lainnya

Berita Terkini