SUKOHARJO, JURNAL HARIANKOTA – Memasuki masa mudik lebaran, Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadan untuk mengantisipasi modus kejahatan gendam atau hipnotis.
Masyarakat diminta oleh Kapolres untuk tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal dan selalu waspada di tempat-tempat umum yang ramai, seperti pasar, terminal, dan pusat perbelanjaan.
“Menjelang lebaran, aktivitas masyarakat meningkat sehingga rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Salah satu modus yang sering terjadi adalah gendam atau hipnotis. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan korban untuk menguras harta benda,” kata Kapolres, Jum’at (28/3/2025).
Menurut Kapolres, para pelaku gendam sering kali menggunakan cara-cara halus untuk memengaruhi korban, seperti mengajak berbicara, menawarkan bantuan, atau berpura-pura meminta pertolongan.
“Dalam kondisi lengah, korban dapat kehilangan kesadaran sementara dan menyerahkan barang berharga mereka tanpa disadari,” jelasnya.
“Jika menemui orang dengan gerak-gerik mencurigakan atau mengalami kejadian yang tidak wajar, segera lapor ke kantor polisi terdekat atau hubungi layanan darurat 110. Kami siap membantu dan memberikan perlindungan,” sambungnya.
Diungkapkan, Polres Sukoharjo telah meningkatkan patroli di wilayah-wilayah strategis dan memperkuat pengamanan di pusat-pusat keramaian untuk memastikan situasi tetap kondusif selama masa menjelang lebaran.
“Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum, diharapkan berbagai tindak kejahatan, termasuk modus gendam, dapat diminimalisasi demi menciptakan suasana lebaran yang aman dan nyaman bagi semua pihak,”pungkasnya. (Sapto/SKH)