Geger, Warga Jatisrono Wonogiri Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, pada jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan

23 Maret 2025, 19:58 WIB

WONOGIRI, JURNAL HARIANKOTA – Seorang warga Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, ditemukan sudah tak bernyawa diduga karena gantung diri di sebuah gubuk pekarangan di Desa Watangsono, di kecamatan yang sama pada, Minggu (23/3/2025).

Temuan itu langsung direspon oleh Polsek Jatisrono, Polres Wonogiri dengan melakukan evakuasi dan olah TKP setelah mendapat laporan dari warga. Evakuasi juga menyertakan petugas medis dari Puskesmas setempat.

Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, mengatakan korban diketahui berinisial S (46) warga Desa Gunungsari. Jenazah korban ditemukan sekira pukul 07.20 WIB oleh dua orang warga bernama Edy Sumarsono dan Kariman.

“Melihat peristiwa tersebut, kemudian saksi memanggil warga lainnya dan menghubungi piket siaga Polsek Jatisrono, selanjutnya piket siaga Polsek Jatisrono beserta anggota Unit Reskrim dan tim medis dari Puskesmas Jatisrono mendatangi TKP”, ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, pada jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan diduga meninggal dunia karena henti pernafasan akibat jeratan tali di leher.

Dari keterangan saksi, sebelumnya pada Sabtu (22/3/2025), korban saat dicari tidak ada di rumah. Hingga akhirnya korban ditemukan sudah meninggal dunia pada keesokan harinya atau pada Minggu pagi.

“Dari kejadian ini, pihak keluarga korban sudah menerima sebagai musibah dan tidak berkenan dilakukan autopsi. Jenazah korban telah di serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” terangnya.

Anom menambahkan, dari Polres Wonogiri menghimbau kepada masyarakat untuk peka terhadap situasi keluarganya, tingkatkan keimanan, bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah.

“Bunuh diri bukan solusi dalam memecahkan masalah, mari sama-sama kita menghimbau kepada keluarga, teman, sahabat, tetangga untuk tidak berpikir pendek serta menguatkan keimanan agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,’ pungkasnya. (WNG)

Berita Lainnya

Berita Terkini