Belum Ada Urgensi, Pengendara Keluhkan Perbaikan Jalan Pantura

Sejumlah perbaikan jalan menimbulkan kemacetan baik di perbatasan Kudus-Demak maupun Perbatasan Semarang-Demak

3 Juni 2024, 11:00 WIB

DEMAK, JURNAL HARIANKOTA – Perbaikan jalan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah terus berlangsung dan tidak pernah berhenti. Hal ini dapat dilihat pada pengecoran jalan di Jalur Pantura Kudus-Demak

dan perbaikan Jembatan Sungai Babon, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sejumlah perbaikan jalan tersebut menimbulkan kemacetan baik di perbatasan Kabupaten Kudus-Demak maupun Perbatasan Semarang-Demak.

Banyak masyarakat yang mengeluhkan perbaikan jalan tersebut, bukan tidak senang tetapi perbaikan terus saja dilakukan tanpa henti, sehingga selalu menimbulkan kemacetan yang tidak pernah berhenti pula di sepanjang jalur Pantura.

Salah seorang pengendara yang terkena kemacetan perbaikan Jembatan Sungai Babon, Nina menjelaskan perbaikan jalan yang dirasa belum ada urgensinya.

“Pemerintah hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan saja, padahal masih layak belum urgen. Tiap tahun diperbaiki terus, tapi sungai-sungai dilupakan. Padahal yang bikin banjir ya itu,” kata Nina, Minggu (2/6/2024) saat ditemui di lokasi kemacetan.

Hal yang sama juga dialami oleh Anton (37), supir truk antar barang yang melintas di Jalan Pantura Kudus-Demak tersebut. ”Terganggu sekali, cuma ya mau gimana tetap saja harus mengantar barang. Semoga cepat selesai perbaikannya, biar tidak macet lagi,” ujarnya.

Pengecoran jalan di Jalur Pantura Kudus-Demak diperkirakan berlangsung selama dua bulan dengan panjan pengecoran 1,5 kilometer. Sedangkan perbaikan Jembatan Sungai Babon diperkirakan berlangsung selama tiga bulan. (Anna)

Berita Lainnya

Berita Terkini