Andalkan Program Jasa Konsultasi, LPEI Dorong UMKM Mendunia

UMKM menjadi eksportir yang berkapasitas dan berdaya saing global agar mampu membawa produknya masuk ke mancanegara

20 Februari 2023, 11:38 WIB

JURNAL HARIANKOTA, JAKARTA – Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kaya akan komoditas dengan potensi besar untuk menembus pasar ekspor. Namun, masih sedikit pelaku UMKM yang telah sukses mengantarkan produknya berkompetisi di kancah global.

Sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia / Indonesia Eximbank hadir untuk mendorong pelaku UMKM menjadi eksportir yang berkapasitas dan berdaya saing global agar mampu membawa produknya masuk ke mancanegara. Salah satu diantaranya melalui program Jasa Konsultasi.

Dalam keterangan tertulisnya pada, Senin (20/2/2023), Direktur Pelaksana Bidang Hubungan Kelembangaan, Chesna F. Anwar mengatakan, pelaku UMKM di Indonesia menjadi salah satu peyumbang terbesar terhadap perekonomian nasional.

Tembus Pasar Amerika, LPEI Bangkitkan Industri Kreatif Pajangan Boneka Asal Boyolali Mendunia

Oleh karena itu, perlu adanya dukungan kepada UMKM untuk menjajaki pasar ekspor supaya dapat meningkatkan kontribusinya.

“Jangan pernah takut mengeksplor produk-produk yang ingin dibawa menjadi lokal yang mendunia, karena untuk mencari potensinya LPEI bisa bantu,” ujar Chesna dalam acara “Bronis UMKM” yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Chesna melanjutkan, sebagai upaya membantu pelaku UMKM menggali potensi produknya, LPEI memiliki beragam program yang dipayungi oleh Jasa Konsultasi, seperti Coaching Program for New Exporter (CPNE), Desa Devisa, dan Marketing Handholding.

UU PPSK Disahkan, LPEI: Bukti Dukungan Pemerintah dan DPR bagi Peningkatan Ekspor

Program CPNE ditujukan untuk melatih dan mendampingi UMKM berorientasi ekspor agar mampu menghasilkan produk yang bermutu dan dapat bersaing di pasar global. Para peserta akan diberikan modul-modul khusus guna membekali pengetahuan dan keterampilan untuk dapat menjadi eksportir baru.

Adapun Desa Devisa merupakan program berbasis community development dengan tujuan untuk mengembangkan potensi komoditas primadona desa sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.

“Ujung dari Desa Devisa itu adalah bagaimana kita bisa menciptakan devisa itu masuk ke desa dengan produk unggulan sehingga kesejahteraan masyarakat di situ meningkat,” jelas Chesna.

Berkat Program Desa Devisa LPEI, Kopi Robusta Tembus Pasar Ekspor ke Mesir

Berita Lainnya

Berita Terkini

Bupati Purworejo Hadiri Wisuda Khotmil Quran SD Al Madina

Bupati Purworejo Hadiri Wisuda Khotmil Quran SD Al Madina

Bupati berharap kepada anak-anak untuk senantiasa rajin belajar dan beribadah, berbakti kepada orang tua, sehingga nantinya akan tumbuh menjadi anak-anak harapan bangsa yang akan meneruskan perjuangan menuju masa depan yang lebih baik dan gemilang
21 Juni 2024, 11:32 WIB